Rabu, 10 Maret 2021

Volume 1 Chapter 10

Kumo Desu Ga, Nani Ka Bahasa Indoneisa

  • (10) MENYELESAIKAN LAPISAN BAWAH

  • Aku selamat.

    Aku akan menikmati ini sejenak. Aku masih bisa hidup, adalah seuatu hal yang luar biasa.

    Namun, di saat yang sama, kecemasan perlahan menghantuiku.

    Apa yang akan kulakukan sekarang?

    Sarangku sudah hancur, itu benar-benar sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Aku memandangi reruntuhan, tepat di mana serangan nafas menghantam.

    Ada seperti kawah besar di dinding di sana.

    Ha ha.

    Aneh sekali.

    Mungkinkah dinding gua memang seperti itu?

    Kupikir kawah terbentuk ketika meteorit atau benda semacamnya menghantam tanah.

    Jadi bagaimana dengan yang satu ini di permukaan vertikal? Tampaknya juga cukup dalam.

    Benar-benar aneh sekali.

    Terlepas dari kenyataan bahwa aku sedang berdiri linglung tak berdaya, para lebah tidak lagi menyerang aku. Mungkin seekor naga bumi juga membuat mereka takut. Aku tidak bisa menyalahkan mereka. Itu benar-benar sebuah teror. Aku sendiri masih  merasa ketakutan.

    Sungguh, apa yang akan kulakukan sekarang?

    Aku masih bisa mencoba menerobos wilayah lebah dan kembali ke area awal.

    Tentu saja, Selama Earth Dragon Araba tidak kembali kesini.

    Aku beruntung bisa selamat saat ini. Tapi jika hal yang sama terjadi lagi, aku ragu akan mendapat keberuntungan yang sama.

    Sepertinya Earth Dragon Araba melihat sarangku sebagai gangguan dan dengan sengaja menghancurkannya.

    Dengan kata lain, jika aku kembali membuatnya lagi, itu mungkin akan semakin memperburuk monster itu.

    Dalam hal ini, pilihan seperti itu tidak mungkin kulakukan. aku juga masih trauma untuk melakukannya.

    Sarafku benar-benar membeku pada titik ini.

    Hal terakhir yang kulakukan adalah memancing kemarahan naga bumi.

    Tapi bisa saja, mungkin aku salah paham dan tidak ada alasan khusus di balik penghancuran sarangku.

    Mengingat betapa kuatnya serangan itu, sangat mungkin kalu itu sudah diperhitungkan.

    Tapi dari perspektif orang lemah sepertiku, hasilnya sama saja. Jika aku bertemu yang seperti naga bumi lagi, aku jelas akan mati. Sesimpel itu.

    Sampai sekarang aku telah berhasil menghindari kematian sebanyak dua kali.

    Dua kali, aku benar-benar beruntung. Namun, aku tidak berpikir keberuntungan adalah satu-satunya faktor.

    Apakah mungkin monster yang sangat luar biasa seperti itu tidak menyadari diriku bersembunyi?

    Setidaknya aku ingin berpikir begitu. Kalau tidak, aku tidak punya apa-apa lagi untuk berharap.

    Satu-satunya caraku bertahan hidup.

    Bersembunyi, dan menjauh dari wilayahnya. Itu adalah satu-satunya cara.

    Aku hanya bisa mengandalkan skill Stealth-ku.

    Ketika aku pertama kali mendapatkannya, aku pikir itu akan sangat berguna, dan sekarang ini adalah penetu hidupku.

    Skill ini baru level 5 sekarang. Sejujurnya, itu membuatku gugup, tapi aku tidak punya pilihan selain mengandalkannya.

    Pikiranku sudah bulat.

    Aku melihat di tanah. Ada jejak kaki besar luar biasa yang di tinggalkan Earth Dragon Araba. Tatapanku mengikuti ke arah mana naga itu pergi.

    Ada satu jalan yang sangat besar. Itu tempat di mana dia pergi. Hanya memikirkannya saja membuatku gugup.

    Aku lebih memilih menuju ke arah yang berlawanan.

    Jelas. Siapa yang mau memilih jalan yang sama dengan naga itu?

    Aku tidak tahu mengarah ke mana jalan ini.

    Sejujurnya, mungkin akan lebih baik untuk mengabaikan perasaanku dan menuju keluar memanjat lubang, tapi rasanya itu tidak mungkin.

    Selain semua logika, hatiku benar-benar menentang hal ini.

    Aku melanjutkan perjalananku dengan hati-hati, sambil menyembunyikan keberadaanku saat aku pergi. Kalau saja aku punya kotak kardus, perangkat siluman terbaik untuk mengendap-endap.

    Wahh. Mungkinkah aku sudah sedikit bisa tenang sekarang?

    Kalau dipikir-pikir, HP-ku banyak berkurang ketika aku jatuh sebelumnya, tapi itu sudah pulih sekarang.

    HP Auto Recovery benar-benar luar biasa.

    Kalau saja aku menggunakan skill points-ku untuk skill ini daripada Detection.

    Tapi sekarang tak masalah, karena aku sudah mendapatkannya dengan kemauanku sendiri, jadi itu sama saja.

    Aku bertanya-tanya seberapa cepat HP-ku pulih. Karena sebelumnya, aku terlalu lelah untuk memperhatikannya,

    Karena level skill itu masih relatif rendah, mungkin tidak terlalu cepat, tapi sepertinya itu bisa menangani cedera ringan tanpa masalah.

    Selain itu, aku melihat bar stamina merahku masih penuh.

    Mengapa bisa begitu?

    Ini belum pernah terjadi sebelumnya, Aku penasaran apa mungkin ada sesuatu yang terjadi sehingga bar stamina merah tidak berkurang, tapi aku tidak tahu apa penyebabnya.

    Itu bukan bug di mana itu sebenarnya turun tetapi tidak ditampilkan dengan benar atau sesuatu, kan?

    Akan gawat jika tiba-tiba aku kehabisan stamina dan menjadi tidak bisa bergerak atau semacamnya.

    Tapi Appraisal! aku tahu, sekarang aku dapat mengandalkanmu untuk selalu mendukungku! Aku percaya padamu, meskipun ketika memikirkan masa lalumu sejauh ini … Tidak, kupikir aku benar-benar percaya padamu!

    Skill Appraisal-ku mungkin akan segera naik level.

    Sudah cukup lama sejak terakhir kali naik level, dan aku telah menggunakannya tanpa henti selama ini. Mengingat perubahan besar ketika mencapai level 6, aku punya harapan besar untuk menaikannay ke level berikutnya.

    Semoga Appraisal akan mulai menampilkan skill atau hal lain segera …

    Tidak mengetahui efek dari beberapa skill membuatku sedikit tidak nyaman. Dan salah satu skill yang tidak kumengerti mungkin dapat membantuku keluar dari situasi saat ini.

    Aku mungkin terlalu banyak berharap, tapi sedikit harapaan saja merupakan peluang untuk terus berkembang.

    Akan kuterima apa pun yang bisa kudapatkan selama masa-masa sulit ini.

    Mungkin ada semacam skill yang bisa memberi tahuku tentang lokasi musuh?

    Jika itu mungkin, aku bisa terus mengawasi lokasi naga saat aku sedang menjelajah.

    Akan bagus jika aku bisa menggunakan Detection, tapi itu tidak berguna.

    Sebuah map juga bagus.

    Aku tidak tahu apakah jalan ini akan mengarah ke tempat yang aman. Maksudku, itu bisa saja membawaku menuju ke tempat yang lebih berbahaya.

    Jika benar begitu, mungkin aku akan mati.

    Bagaimanapun saat ini, aku harus percaya pada keberuntunganku, baik-buruknya.

    Tolong, aku mohon, berikan jalan menuju tempat yang aman.

    Jalan yang sedang kulewati saat ini cukup besar.

    Cukup besar untuk lebah setinggi enam kaki untuk terbang berkeliling tanpa hambatan, serta monster belalang sembah raksasa berukuran 15 kaki.

    <Elroe greshigard LV 7: Appraisal Status Gagal>

    Monster belalang mantis raksasa menggunakan cakar seperti sabit untuk mencegat segerombolan lebah. Tidak seperti belalang sembah yang normal, monster ini memiliki enam lengan. Terlihat seperti iblis Asura.

    Para lebah berusaha menyerang dari udara, tapi mereka tidak bisa terlalu dekat karena takut memasuki jangkauan sabit, sehingga pertempuran sedikit tidak seimbang.

    Aku bersembunyi di balik bayang-bayang beberapa batu, mengamati situasi. Tidak ada pihak yang menyadari kehadiranku.

    Skill stealth ternyata bekerja lebih baik dari perkiraanku.

    Saat aku mengintip mereka dengan hati-hati, aku juga menggunakan skill Appraisal.

    <Elroe greshigard: Spesies monster belalang sembah yang hidup di Great Elroe Labyrinth, Stratum Bawah. Unggul dalam serangan fisik yang kuat mengandalkan sabitnya.>

    Owh, salah satu lebah terbelah menjadi dua.

    Sabit itu pasti sangat lah tajam untuk bisa memotong sesuatu menjadi dua dengan satu ayunan. Jika dia sekuat itu, mungkin dia juga bisa memotong benangku.

    Yah, sepertinya dia tidak menyadariku, kupikir harus segera bergegas.

    Tapi tunggu dulu.

    Ada beberapa kata dalam hasil Appraisal yang belum pernah kulihat sebelumnya.

    <Great Elroe Labyrinth, Stratum Bawah: Area yang terletak di antara Stratum Tengah dan Stratum Paling Bawah. Dihuni oleh banyak monster kuat.>

    Wow benarkah? Jadi tempat ini Stratum Bawah? Sebentar, jadi berarti ada lapisan yang lebih rendah dari ini?
    TL : Lapisan.

    Jadi ada banyak monster kuat juga … Aku hampir berharap Appraisal tidak memberitahuku. Tapi tetap saja, aku terkejut mengetahui ada lapisan yang lebih rendah dari ini.

    Yang bisa kubayangkan hanyalah tempat seperti neraka yang penuh dengan banyak monster sangat kuat.

    Maksudku, ini adalah lapisan bawah dari labirin terbesar di dunia!

    Monster selalu menjadi lebih kuat semakin jauh kau masuk ke dalam dungeon, dan jika Stratum Bawah ini sudah memiliki monster yang cukup kuat, Stratum paling bawah jelas bisa lebih buruk.

    Sejumlah besar musuh yang sama dengan naga bumi… Hanya membayangkannya saja sudah mengerikan.

    Meskipun aku punya satu pemikiran lain.

    Kemungkinan besar, area tempatku berasal adalah Stratum atas. Di sana sering ada manusia yang menjelajah, itu mungkin terhubung dengan dunia luar.

    Dengan kata lain, area tempatku berasal mungkin lebih dekat ke pintu keluar daripada yang aku kira.

    Tapi itu tidak penting sekarang.

    Bagaimanapun, aku harus melarikan diri dari area ini.

    Dan begitu aku keluar dari area ini, masih ada Stratum Tengah. Semoga jalan ini terhubung ke lapisan berikutnya. aku sangat tidak ingin turun ke Stratum Paling Bawah.

    Oh, lebah lain sudah dikalahkan. Mereka mungkin akan kalah kalau terus begini. Belalang sembah pasti sangat kuat. Mungkin lebih kuat dari ular.

    Aneh rasanya, mengingat ular sudah seperti boss monster bagiku…

    Jelas jika di bayangkan masih tidak sebanding dengan Earth Dragon Araba, tapi monster belalang ini masih termasuk kuat.

    Monster sekelas ular saja dapat dengan cepat membuat mentalku drop. Bagaimana jika itu tergolong relatif lemah di standar Stratum Bawah?

    Yah, mungkin terlalu cepat untuk berpendapat seperti itu. Mungkin saja belalang itu memang sangat kuat. Setidaknya, itulah yang  kupikirkan saat ini.

    Tepat setelah belalang sembah yang memotong lebah ketiga, nasib yang sama sekali tidak terduga menimpanya.

    Seekor laba-laba raksasa muncul entah dari mana dan menghancurkannya.

    Hahh? Tunggu apa?

    <Greater taratect LV 18: Appraisal Status Gagal>

    Oh wow. Ini wujud super dari evolusiku.

    Apa benar ya?

    <Greater taratect: Evolusi dari spesies monster laba-laba tipe taratect. Karnivora dengan racun sangat kuat di taringnya.>

    Oooh. Jadi jika aku terus berevolusi, aku akan menjadi seperti itu?

    Dia masih terbilang kecil dibandingkan dengan ibu laba-laba raksasa yang pernah kulihat sebelumnya, tapi ukurannya terlihat sekitar tiga puluh kaki. Belalang sembah jadi terlihat kecil di hadapannya.

    Tunggu, dia menggigit belalang itu dan membunuhnya tanpa mengeluarkan benang apa pun, bukan?

    Apakah itu artinya dia memiliki kekuatan yang gila? Stat kekuatanku sekarang hanya 21… Harus berapa kali berevolusi sebelum aku bisa jadi seperti itu?

    Bagaimanapun, sudah waktunya untuk segera pergi sebelum mereka menyadariku. Ini adalah pertempuran yang tidak mungkin kumenangkan.

    Ya, satu hal yang sangat jelas:

    Stratum Bawah tempat yang benar-benar gila.

    Jika kau bertanya, bagaimana bisa? Jelas dari apa yang baru saja kau lihat!

    Hidupku sekarang sangat bergantung pada skill Stealth.

    Mungkin aku terlalu terburu-buru dengan keputusanku? Haruskah kucoba menerobos wilayah lebah lagi?

    Tapi setidaknya aku tidak merasakan perasaan seperti akan datangnya malapetaka yang kurasakan di sekitar naga itu.

    Selain itu, bahkan lebah sekalipun bisa mengalahkan beberapa monster di sini, jadi itu tidak terlalu sulit bagiku untuk tetap bertahan hidup.

    Tentu, belalang dan laba-laba besar itu termasuk monster yang kuat, tapi selain mereka, mungkin aku bisa menanganinya? Yah, jika aku menemukan monster yang sepertinya bisa kukalahkan, aku akan pergi memakannya. Jika tidak, aku akan melewatinya menggunakan skill Stealth.

    Sampai sekarang, bar stamina merahku masih tidak berkurang.

    Tidak perlu panik, aku perlu mempercayai apa yang sudah Appraisal tampikan. Sekarang ini aku hanya bisa menghabiskan waktuku sampai menemukan mangsa yang kira-kira bisa kutangani.

    Ditambah lagi, aku ingin menghindari kekacauan dan menarik perhatian dari monster buas kelas naga mana pun.

    Aku menyelinap dengan mengendap-endap.

    Kadang, aku sesekali berhenti untuk menonton beberapa monster yang bertarung, tapi aku tidak ingin terlibat, jadi aku selalu bergegas pergi tidak lama setelah itu.

    !#%^$, Stratum Bawah itu benar-benar liar. kupikir belalang sembah itu monster yang kuat, akan tetapi di sini dia hanya satu langkah di atas monster lemah.
    TL Note : kayaknya lagi bicara kotor.

    Selain laba-laba besar yang memangsa mantis, ada juga seekor singa besar dengan akus, ular besar yang sepertinya telah berevolusi dari spesies kutemui sebelumnya, dan beberapa jenis monster gila lainnya.

    Yang benar saja.

    Agar tidak terlibat dengan mereka semua, sebisa mungkin aku terus menyelinap, sampai sejauh ini itu berhasil untukku.

    Maksudku, jika aku tertangkap sekali saja, aku akan berakhir.

    Jadi aku terus maju tanpa henti, tanpa istirahat bahkan tanpa tidur, setelah itu, bar stamina merahku akhirnya perlahan mulai berkurang lagi.

    Aku masih belum tahu penyebab itu tidak turun sebelumnya, tapi bagaimanapun, sekarang waktuku sangat terbatas. aku harus segera makan sebelum bar staminaku dari 38 menjadi 0.

    Aku mengatakan seperti itu, tetapi aku belum menemukan apa pun yang kupikir bisa kukalahkan, jadi kuputuskan untuk pergi tidur hari ini.

    Jujur ​​— aku hampir tidak bisa tidur sama sekali.

    Sampai sekarang, aku sebelumnya selalu tidur setidaknya di rumah sederhana, tapi aku tidak ingin mengambil risiko memancing perhatian, jadi aku tidur tanpa perlindungan untuk pertama kalinya dalam kehidupan laba-labaku.

    Aku merasa gugup sepanjang waktu, aku tidak bisa tidur dengan nyenyak.

    Ini memang tidak terlalu buruk, tapi jika aku terus-terusan seperti ini tidak tidur dengan nyenyak, akan berakibat buruk untukku.

    Memang dalam kehidupanku sebelumnya, rata-rata tidur malamku hanya sekitar empat jam, jadi mungkin sementara waktu aku akan tetap baik-baik saja.

    Jadi kurang tidur bukan masalah untuk saat ini, tapi masalah makanan lain cerita.

    Aku harus segera menemukan makanan di antara monster-monster ini.

    Ini membuatku khawatir, tapi ternyata cukup mudah untuk mendapatkan makanan.

    Sebenarnya sangat mudah.

    Benar, cukup aneh. Monster-monster di sini sangat kuat. Tapi di antara mereka masih ada beberapa monster lemah seperti yang pernah kujumpai di Stratum atas.

    Ular adalah salah satu contohnya. Ahh, aku tidak pernah mengira akan ada hari dimana ketika ular itu di anggap lemah olehku.

    Intinya, aku sangat ingin tahu apa yang dimakan oleh monster lemah ini.

    Maksudku, jika kau terlalu lemah untuk mencari makan, kau hanya akan menjadi makanan monster lain, bukan? Itulah apa yang di maksud “survival of the fittest."
    TL Note : "keberlangsungan hidup makhluk yang paling fit" sebuah frasa dalam teori evolusi untuk menyebut mekanisme seleksi alam. Teori darwin yang juga pernah kumoko sebut di Chapter 8.

    Dan tentu saja waktu yang kuhabiskan di dungeon ini sudah cukup lama. Tapi beberapa dari monster-moster ini cukup gemuk. Para lebah pasti juga menargetkan mereka sebagai sumber makanan utama.

    Jadi, setelah sementara waktu mengamati berbagai monster lemah, aku sampai pada kesimpulan bahwa mereka semua memiliki satu kesamaan.

    Mereka semua beracun.

    Ini seperti sebuah takdir. aku telah memiliki skill Poison Resistence sejak awal, jadi aku bisa makan monster semacam itu, tapi kebanyakan monster normal tidak akan makan sesuatu yang beracun.

    Mereka memang lah lemah, tapi karena mereka beracun, monster lain tidak akan memakannya kecuali jika mereka memiliki Poison Resistence.

    Dengan logika seperti itu, bahkan jika monster lain menemukanku, aku mungkin tidak akan di makan karena alasan yang sama.

    Tetap saja, tidak ada gunanya mengambil risiko membahayakan diri selama aku bisa terus menyelinap.

    Aku juga telah menemukan bahwa monster yang lemah ini memiliki dua sumber makanan utama.

    Salah satunya adalah monster lemah lainnya. Itu tampaknya menjadi metode yang paling umum: bertarung dan memakan satu sama lain.

    Kupikir aku hanya harus menunggu sebentar ketika tidak ada monster kuat di sekitar dan mengincar monster lemah dengan serangan kejutan.

    Lalu yang lainnya, sumber makanan yang mereka gunakan hanya ketika mereka benar-benar terdesak.

    <Elroe gastruch LV 3: Appraisal Status Gagal>

    Monster kecil ini berbentuk seperti serangga hitam pipih.

    Sebenarnya, itu menyerupai serangga, tapi mereka berprilaku seperti siput. Mereka menempel di dinding labirin dan merayap perlahan dalam gerakan yang sangat mirip siput. aku menyebut mereka serangga-siput.

    Ada banyak sekali serangga-siput ini di Stratum Bawah.

    Setiap kali aku melihat ke dinding, aku selalu menemukan setidaknya ada satu. Begitulah saking banyaknya mereka.

    Kenapa monster lain tidak memakannya? Mereka ada begitu banyak! Itu lah yang kupikirkan, bodohnya, sebelum aku mencoba memakannya sendiri.

    Oh, ya, aku bodoh.

    Setidaknya aku harus mempersiapkan diriku sedikit lebih lama sebelum mencoba memakan salah satu dari mereka lagi. Tapi tidak ada gunanya meratapi penyesalan sekarang.

    Setelah mencicipinya satu aku baru benar-benar mengerti mengapa mereka jadi pilihan terakhir.

    Benar, aku melakukannya. aku makan satu.

    Aku menggunakan seutas benang untuk menariknya dari dinding, dan aku menghabiskannya dengan gigitan racunku, tidak pernah kusadari betapa mengerikan monster itu.

    Kalau saja ada skill yang akan membiarkanku kembali ke masa lalu dan menghentikan diriku sebelum mencobanya.

    Itu benar-benar sangat menjijikkan.

    Rasanya tidak pernah kurasakan sebelumnya di kedua dunia.

    Sejak di lahirkan kembali sebagai laba-laba, aku sudah makan semua jenis makanan yang menjijikkan, tapi kali ini yang paling kotor dan paling menjijikkan.

    Itu sangat buru sampai aku benar-benar kehilangan beberapa HP karena memakannya.

    kau pasti tidak bisa menyebut hal ini sebagai makanan.

    Memakannya bahkan membuat skill Rot Resistance-ku naik level, yang seharusnya sudah memberi tahumu betapa tidak layaknya ini untuk konsumsi.

    Jika aku tidak dengan tegas memegang teguh kepercayaan diri untuk tidak pernah menyisakan makanan, aku bahkan tidak akan mencoba untuk menghabiskannya.

    Itulah bagaimana aku menemukannya, aku bisa mendapatkan makanan kapan pun aku mau. Hanya saja akan melibatkan banyak penderitaan.

    Maksudku, jika sampai harus makan sesuatu yang begitu menjijikkan sampai membuatku ingin mati atau benar-benar mati kelaparan, maka aku lebih memilih yang pertama.

    Jadi, jika keadaan benar-benar membuatku putus asa, baru lah aku akan memakan serangga-siput itu lagi.

    … aku berharap bahwa itu tidak akan pernah terjadi.

    Bagaimanapun, akan kulakukan yang terbaik untuk melupakan semuanya dan terus melanjutkan.

    Area yang seperti labirin di Stratum atas penuh dengan jalur bercabang, tapi disini hanya satu jalan yang memanjang.

    Ini bagus karena kecilnya kemungkinan untuk tersesat, tapi jika jalur ini ternyata mengarah ke Stratum Paling Bawah, bagaimana aku bisa kembali?

    Yah, sekarang ini tidak ada gunanya memikirkan hal itu.

    Aku yakin jalan ini mengarah ke Stratum Tengah! Setidaknya, itulah yang aku katakan pada diriku sendiri.

    Sekarang bar stamina merahku tinggal sedikit.

    Meskipun aku bisa selamat memakan serangga-siput seperti terakhir kali, aku benar-benar ingin menjadikan itu sebagai pilihan terakhir.

    Bahkan sekarang, aku bisa melihat beberapa dari mereka merayap di sepanjang dinding, tapi itu samasekali tidak membuatku berselera.

    Maksudku mereka itu sangat menjijikkan, bahkan monster lain pun tidak mau memakannya.

    Itulah sebabnya, sementara aku masih memiliki sedikit stamina setidaknya aku ingin mencari makanan yang sedikit lebih normal.

    Bagiku saat ini, monster beracun masih bisa dianggap normal.

    Maksudku, aku sudah memakan monster beracun sampai sekarang, sudah agak terlambat untuk menyesal. Bukannya aku tidak ingin memakan sesuatu yang lebih enak — aku tak pilihan … Aku rindu cup ramen.

    Oke, cek kiri kanan, semuanya aman! Cek belakang, semuanya aman! Tidak ada spesies berbahaya yang terlihat! Bagus.

    <Elroe randanel LV 8: Appraisal Status Gagal>

    <Elroe randanel LV 7: Appraisal Status Gagal>

    <Elroe randanel LV 7: Appraisal Status Gagal>

    Di depanku adalah trio monster yang selalu bersama. Mereka ini benar-benar selalu melakukan perjalanan bertiga ke mana saja.

    Namun, mungkin karena sedang berada di Stratum Bawah, level mereka pun juga cukup tinggi. Jika spesies ini juga berevolusi pada level 10, maka itu akan tidak lama lagi. Itu jika mereka tetap bertahan hidup untuk melihat masa depan itu.

    Aku menyelinap ke belakang tanpa mereka sadari. Lalu, saatnya debut pertama senjata baruku: casting net!

    Apakah nama itu terlalu mencolok?

    Masa bodo! Aku tidak pintar dalam menemukan nama yang bagus untuk setiap hal, oke?

    Namun aku sedikit bangga dengan diriku ketika memikirkan nama Morning Spider.

    Tapi hanya karena aku bisa melakukannya sekali bukan berarti kau harus menganggapku pintar melakukan setiap permainan kata-kata dalam memberi nama!

    Anyway, majulah casting net!

    Sekarang, jangan pikir kalau ini hanya jaring biasa. Senjata baru ini … hmm, sepertinya ini benar-benar membutuhkan nama yang lebih baik, bukan …? Oh, benar, penjelasannya.

    Iya, ya. Jadi ketika saat pertama aku melemparnya, itu hanya gumpalan benang, tapi segera setelah mengenai targetnya— Bam! Ini langsung membentangkan jaring laba-laba dan langsung membungkusnya!

    Senjata impian dari pemintalan jaring yang rumit dan manipulasi yang detail dengan skill Thread Control!

    Seketika ketiga monster itu terjerat dalam jaringku.

    Ha ha ha! Tangkapan yang bagus!

    Seperti biasa, aku menghabisi mereka dengan skill Poison Fang-ku. Chomp!

    <Kondisi terprnuhi. Mendapatkan title [Poison Master].>

    <Mendaptkan skill [Poison Synthesis LV 1] [Poison Magic LV 1] dari title [Poison Master].>

    Oh Ooh? beberapa skill dari title baru! Racun, racun, dan lebih banyak racun!

    Jadi, Sintesis Racun dan Sihir Racun, ya?

    Seperti biasa, aku tidak tahu bagaimana caramenggunakan skill yang berhubungan dengan sihir, aku akan mengabaikannya dulu sekarang.

    Kurasa lebih seperti mengoleksi skill sihir.

    Sedangkan untuk Sintesis Racun, aku juga tidak tahu apa fungsinya.

    Apakah itu berarti membuat racun? Tapi aku laba-laba, jadi sejak awal aku sudah membuatnya sendiri, kan?

    Oke, cukup tentang itu. aku bisa menghabiskan lebih banyak waktu mencaritahu tentang skill ini nanti.

    Aku harus menghabisi dua monster lainnya dan sekaligus memakan trio ini.

    Jadi: Chomp, chomp.

    <Keahlian telah mencapai kondisi yang di butukan. Skill [Poison Fang LV 7] telah menjadi [Poison Fang LV 8].>

    Oh Ooh? Ooooh? Apakah ramalan cuaca hari ini hujan racun? Yah, kau tidak perlu menanggapi keluhanku.

    Jika  level 10 adalah level tertinggi, maka level 8 pasti sudah sangat beracun, bukan?

    Itu pasti sangat mematikan, bahkan pada pengguna racun lainnya.

    Ini bahkan lebih bagus daripada title baru.

    Baiklah. Setelah aku menghabisi ketiga monster ini, aku membawanya ke balik bayang-bayang batu terdekat.

    Oof, dengan statku yang jelek, sangat sulit untuk membawa tiga monster seperti ini sekaligus. Mungkin aku harus membawanya satu per satu.

    Tunggu, bukannya? Aku pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya?

    Dan bukankah aku merasa menyesal tidak membawanya satu per satu saat itu?

    Hmm? Jangan tanya aku! aku mengingatnya! aku memiliki ingatan yang cukup baik, oke? Itu tidak pernah terjadi — itu saja! Mengerti?! Bagus.

    Bagaimanapun, kuputuskan untuk sedikit menguji skill Poison Synthesis baru ini sambil aku makan.

    Karena aku tidak tahu cara menggunakannya, jadi yang bisa kulakukan hanyalah bereksperimen secara acak.

    Maka: Poison Synthesis! aku berpikir, berdoa — dan akan meneriakannya jika aku memiliki mulut yang dapat mengicapkan kata-kata.

    Entah bagaimana, ini berhasil.

    Seperti menggunakan skill Appraisal, seolah-olah teks ditampilkan dalam kepalaku.

    <Menu Poison Synthesis> <Weak Poison> <Spider Poison LV 8>

    Lalu sekarang apa?

    Oh, hei-hei. Jika ini ditampilkan di dalam pikiranku, maka Appraisal harusnya bekerja.

    <Menu Poison Synthesis: Memungkinkan pembuatan racun>

    <Weak Poison: Racun yang sangat lemah>

    <Spider Poison LV 8: Racun mematikan yang dikeluarkan oleh laba-laba. LV 8 sangat kuat.>

    Hmm. Jadi Racun Laba-laba adalah racun original dariku?

    Jadi bukankah itu berarti dengan sakill Poison Synthesis LV 1, aku baru saja memperoleh kemampuan untuk membuat Racun Lemah?

    Aku memilih Weak Poison untuk mengujinya.

    Sebuah bola cair muncul melayang di depanku, lalu jatuh ke tanah dan menjadi genangan.

    Ah. Apakah aku perlu memiliki wadah atau sesuatu untuk ini? Hanya untuk memastikan, aku meng-Appraisal genangan itu.

    <Genangan Racun Lemah>

    Ya. Ini benar-benar Racun Lemah. Baiklah kalau begitu.

    Kalau begitu, Poison Synthesis adalah skill yang dapat menghasilkan racun tanpa memerlukan bahan atau apa pun?

    Ini mungkin sangat berguna jika aku seorang manusia, tapi aku seekor laba-laba, sooo …

    Yah, tergantung bagaimana caraku memanfaatkannya, skill ini mungkin masih bisa berguna.

    Hmm. aku pikir bisa membuat racun tanpa membutuhkan bahan apa pun adalah hal yang bagus.

    Tidak, tunggu, apa?

    MP-ku berkurang. Jadi, ini tetap membutuhkan sesuatu.

    Ah, ini hanya membuat segalanya semakin dipertanyakan.

    Saat level skill ini naik, jenis racun yang bisa kubuat mungkin akan meningkat atau semacamnya, tapi dengan kemampuanku aku sudah bisa membuat Spider Poison yang mematikan, yah … Aku tidak benar-benar senang dengan skill ini.

    Tapi mungkin nanti aku akan menemukan kegunaannya. Itu masih lebih baik daripada skill sihir yang tidak bisa digunakan, kan?

    Chapter S6 | Chapter List | Chapter S7

     
     

    0 komentar:

    Posting Komentar